Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Ambruknya Talut Penimbunan Laut Motewe di Muna, Komisi III Akan Tinjau Lokasi

Tampak pembangunan talut dilokasi penimbunan laut motewe

Sultra-Muna, portalsulawesi.id- Penimbunan laut untuk perluasan kota motewe terus digenjot hingga menghabiskan anggaran sudah puluhan miliar dari APBD Kabupaten Muna. Selain melakukan penimbunan laut, untuk menjaga timbunan tidak terkikis oleh arus ombak, Pemerintah Daerah Kabupaten Muna melakukan pembuatan talut menggunakan anggaran APBD tahun 2018.

Namun anehnya, baru memasuki tahun 2019, talut yang dibangun terlihat sudah ambruk dan bagian atas fondasi tanahnya tergerus air laut yang juga bisa mengakibatkan talut dari atas bisa roboh.

Dari pantauan portalsulawesi.id, rabu (7 Agustus 2019), terlihat empat titik talut yang ambruk bagian bawah, ada yang terlihat cukup panjang dan ada pula yang pendek serta bagian atas yang tergerus ombak laut, terlihat cukup panjang dan beberapa titik.

Ketua Komisi III DPRD Muna Awaludin saat dikonfirmasi menyatakan bahwa talut penimbunan laut motewe bersumber dari APBD tahun 2018.

“Terkait terjadi ambruk pada talut itu, komisi III akan tinjau lokasi,” singkatnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon genggamnya.

Nanti setelah saya pulang dari makasar baru kita akan tinjau, tutup sang politisi dari PAN Awal sapaan akrabnya.

Media ini juga sudah mencoba melakukan konfirmasi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muna, namun Kadis PUPR Edy Ugga lagi mengikuti diklat dan Kabid. Cipta Karya Mustajab tidak berada dikantor.

Sampai berita ini dipublis, belum ada konfirmasi dari pihak PUPR Muna sebagai kuasa pengguna anggaran tahun anggaran APBD 2018 untuk menjelaskan kenapa bisa terjadi ambruk pembangunan talut di penimbunan laut motewe.

Laporan : La Ode Alim