Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Diduga lakukan Transaksi Narkoba,Mantan Jaksa dibekuk TNI

Oknum mantan Jaksa yang diduga mengedarkan Narkoba saat diamankan Regu 2 Yonif Raider 600/Mdg (foto:Istimewa)

Palu,portalsulawesi.id– Keadaan Kota Palu pasca bencana Gempabumi dan Tsunami setelah seminggu belum pulih sepenuhnya,Pemerintah Pusat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kemanusiaan untuk membantu memulihkan Kondisi Perekonomian dan Kehidupan bermasyarakat di Wilayah Palu,Sigi dan Donggala (Pasigala).

Ribuan Anggota TNI-Polri diterjunkan untuk menciptakan Suasana Kondusif di Tiga Wilayah yang terpapar bencana Alam tersebut,anggota TNI-Polri disebar disetiap sudut Kota palu untuk mengamankan Objek Vital dan Sarana Perkantoran serta titik titik sentra Perekonomian dari tindakan oknum yang tidak bertanggung Jawab.

Disalah satu Ruas Jalan Basuki Rahmat ,tepatnya di Depan Ruko Alfa midi Kota Palu,satu regu Kecil dari Yonif Raider 600/Mdg yang terdiri dari satu bintara dan tiga Orang tamtama,Kamis (04/10/2018) Pukul 23.30 mengamankan Oknum Mantan Jaksa bersama seorang Wanita yang diduga terlibat Jaringan narkoba.

Berawal dari adanya Aktifitas yang mencurigakan di depan Toko Alfa Midi yang menjadi tanggung jawab Serda Azhari dan ketiga Rekannya yang mendapatkan Perintah untuk melaksanakan Pengamanan Objek Vital di Sekitar Alfa Midi Basuki Rahmat.

Sebuah mobil Avansa bernomor Plat DN 779 ED yang bolak balik dan kemudian Parkir di depan Alfa Midi,tidak lama berselang muncul seorang wanita menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Mio Vino dan langsung memarkirkan kendaraannya di Ruko depan Alfa Midi basuki Rahmat.

Wanita yang belum diketahui identitasnya tersebut langsung masuk ke Mobil Avansa Warna Hitam tersebut,motornya diparkir disamping Mobil berplat nomor kabupaten Poso tersebut.

Aktifitas yang mencurigakan di depan Ruko Alfa Midi tersebut ditindak lanjuti oleh Regu Pengamanan Objek Vital dari Satgas Kemanusian Yonif Raider 600/Mdg yang dipimpin oleh serda Azhari  selaku Danru 2 Ton I SSK II Satgas Yonif Raider 600/Mdg  bersama Praka Herman, Pratu Randi serta Pratu Catur.

Usai lama di intai oleh Anggota TNI-AD dari Yonif Raider 600/Mdg,mobil yang mencurigakan tersebut di grebek Oleh Regu Tersebut, hasil introgasi diketahui pemilik mobil yang mencurigakan tersebut adalah Rifal (33) ,warga Jalan Zebra I yang mengaku sebagai seorang Jaksa.

Anggota TNI AD dari Yonif Raider 600 tersebut sempat membuang tembakan dikarenakan Pria yang Mengaku Jaksa tersebut bersikeras untuk tidak mau diperiksa oleh Regu  Jaga tersebut,pergulatan kecil sempat mewarnai Upaya penggeledahan tersebut.

Barang Bukti berupa Uang sejumlah ratusan juta rupiah,senjata tajam dan enam strip bahan yang diduga kuat sabu milik oknum mantan Jaksa (Foto:Ist)

Usai Mengamankan Rifal,Serda Azhari menghubungi  Pasi Intel Satgas Yonif Raider 600/Mdg lettu Inf.Vira Yudha Galih yang datang ke TKP bersama tiga Orang Anggota Intel lainnya dan langsung melakukan penggeledahan bersama Anggota Reskrim Polres Palu.

Hasil penggeledahan ditemukan sejumlah Barang Bukti berupa Uang sejumlah Rp.252.950.000 beserta 5 paket kecil sabu dan satu paket sedang sabu siap edar,tiga buah botol beserta alat hisap,satu buah pipet,satu buah timbangan,tiga buah dompet yang mana salah satunya berisi kantong strip plastik paket 100,timbangan Digital serta dua buah HP.

Turut diamankan juga sebuah Parang Panjang,kuitansi ,giwang mas satu buah dan sebuah Cincin emas .

Atas arahan Komandan Batalyon Satgas Yonif Raider 600/Mdg,mayor Inf.Ronald wahyudi S.ST.Han,terduga pengedar Narkoba Jenis sabu tersebut diserahkan ke kepolisian Resort Palu untuk dikembangkan dan di tindak lanjuti.

Kasi penkum Kejaksaan Tinggi Palu,Andi Rio Rahmatu SH membenarkan adanya penangkapan Oknum Jaksa tersebut,menurutnya Rifal adalah Jaksa yang bertugas di wilayah Sulawesi barat.

“Rifal saat ini kalo tidak salah bertugas di kejaksaan Sulawesi Barat,dulu pernah tugas di Kabupaten Parimo,hanya karena berkasus di pindah ke Sulbar ,terkait penanganannya saya belum ada info dari kepolisian “ Ujar Mantan Kacabjari Moutong tersebut ketika dihubungi Portalsulawesi via telepon genggamnya.

Kapendam XIII Merdeka,Kolonel M.Thohir tidak memberikan komentar terkait penangkapan terduga Narkoba oleh Anggota TNI-AD Satgas Kemanusiaan saat ditemui di sela sela pemantauan Distribusi BBM di salah satu SPBU di Kota Palu,dirinya mengaku belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut.

“Oh ,ada kejadian toh semalam?ya kalo kasusnya pidana urusannya kepolisian itu” katanya.***

Penulis : Heru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *