TOLITOLI – portalsulawesi.id Pasca terungkapnya Drama penculikan kurang lebih 15 Tahun lamanya yang di lakukan oleh Tete Jago (Dukun sakti) yang beralamatkan di Desa Bajungan Dusun Tanjung Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli sejak tahun 2003. Korban di nyatakan hilang oleh keluarga, dan ternyata korban H di sembunyikan di dalam Goa dan bebatuan besar selama 15 Tahun
Kini Ramai di perbincangkan dan menjadi isu hangat di media sosial, yang sangat luar biasa sampai heboh di bicarakan di media sosial di instagram terkait penyekapan yang begitu panjang dab yang lebih menghebohkan adalah masalah kehamilan si korban H yang sebanyak enam kali dan itu di bunuh untuk di jadikan tumbal itu hanyalah “HOAX” semata atau tidak benar
Seperti yang di katakan Kapolres Tolitoli AKBP M. Iqbal Alqudusy SH, SIK saat di konfirmasi Media Portal Sulawesi di loby kantor Polres Tolitoli
“Tete Jago melampiaskan Nafsu bejat kepada korban H di dalam sebuah Goa yang beralaskan sebuah tikar” Kapolres Tolitoli AKBP M. Iqbal Alqudusy SH, SIK
Terkait dengan kehamilannya sebanyak Enam kali Kapolres Tolitoli mengatakan kalau itu tidak benar.
“Korban memang betul pernah beberapa kali tidak menstruasi tapi dengan keahlian pelaku yang iya miliki pelaku hanya memberikan air untuk di minum setelah pelaku ( tete jago ) membacakan mantra mantra” Pangkas Kapolres Tolitoli M. Iqbal Alqudusy. SH, SIK di hadapan media portalsulawesi.id, Senin (6/8/2018).
Penyekapan yang mengegerkan Warga Tolitoli ini terbongkar berkat kecurigaan Warga akan gerak gerik sang Dukun dan berkembangnya Informasi kepada Keluarga sang Gadis, jika anak yang dikabarkan hilang tersebut masih hidup dan di sekap Tete Jago disela sela bebatuan besar tidak jauh dari desa tempat sang Dukun tinggal.
Korban penculikan penyekapan H tampak depresi saat dibawa ke Polsek Dakopemean Tolitoli.
Awalnya Kakak Korban Bernama Devi mendapat mendapatkan informasi Jika Adiknya H yang dikabarkan Hilang sejak tahun 2003 masih hidup dan dalam penyekapan Tete Jago, seorang Dukun Kampung yang disegani di Kecamatan Dakopemean.
Berbekal informasi warga tersebut, Kapolsek Dakopemean Ipda Dickri Sukarjo bersama Anggotanya dibantu Masyarakat Desa Bajugan melakukan penyisiran dilokasi bebatuan yang dicurigai menjadi tempat penyekapan Korban, Upaya pencaharian Terhadap H (28) membuahkan Hasil.
“Gadis yang dikabarkan hilang sejak tahun 2003 tersebut ditemukan dicelah batu yang sempit, kondisinya tanpa busana dan trauma, Phisikologinya terganggu dan nampak ketakutan, disekitar lokasi penyekapan ditemukan sebuah dipan sederhana dari anyaman Bambu dan alas tidur seadanya” Tambah Kapolres Tolitoli
Polisi bergerak cepat dengan Mengevakuasi Korban penyekapan dan mengamankan Tersangka Tete Jago, Kapolres Tolitoli langsung ke TKP dan memimpin evakuasi Korban.
”Anggota Kami masih berada di TKP guna kepentingan Penyelidikan dan Olah TKP, Korban sementara ditangani oleh Tim Medis dari Puskesmas, pelaku penyekapan sudah kami amankan dan Segera akan Kami Proses” Ujar Kapolres Tolitoli AKBP M. Iqbal Alqudusy SH, SIK
Reporter : M.Yusuf.











