Mamuju,Portalsulawesi.Id – Polemik terkait sosok Penjabat (PJ) Gubernur Sulawesi Barat seakan mendapat signal positif dari Presiden Republik Indonesia ,Joko Widodo.
Dalam kunjungannya di Mamuju, Jokowi berkesempatan menjawab berbagai pertanyaan wartawan seputar kunjungannya kali ini. Baik seputar agenda peresmian sejumlah Infrastruktur hingga isu pergantian Penjabat ( PJ) Gubernur Sulawesi Barat , Presidenpun memberikan jawabannya.
Jokowi yang berkemeja putih didampingi sejumlah Menteri dan juga Pj.Gubernur Sulbar, Prof. Zudan Arif Fakrulloh langsung menanggapi pertanyaan sejumlah wartawan terkait masa jabatan Penjabat Gubernur Sulbar.
“Setiap tiga bulan itu kita evaluasi. Kalau baik, kenapa harus diganti,” ujar Jokowi, saat diwawancarai wartawan, Selasa (23/04/2024).
Wartawan kemudian “memberondong pertanyaan ” soal hasil evaluasi kinerja Prof Zudan Arif Fakrulloh selama memimpin di Sulbar oleh Presiden, Jokowi malah bertanya balik kepada sejumlah wartawan yang hadir.
“Menurut bapak ibu, baik nggak? ” Tanya Presiden.
“Baik pak ,baik” jawab sejumlah Wartawan.
“Ya sudah berarti diperpanjang,” Pungkas Jokowi yang disaksikan langsung (Pj) Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrulloh.
Jabatan Selaku Penjabat ( Pj) Gubernur Sulbar bakal berakhir pada 12 Mei 2024 mendatang, reaksi pro kontra terhadap perpanjangan masa jabatan Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrulloh pun menuai berbagai reaksi.
Bahkan, Ketua DPRD Propinsi Sulawesi Barat ,Hj.ST Suraidah Suhardi Duka SE.M.Si menyurat resmi kepada Presiden RI Joko Widodo tertanggal 3 April 2024 agar Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif tidak lagi diperpanjang masa tugasnya di Sulbar.***
Pewarta. : ADIE/Ron
Editor : Heru









